Feri Setyo Efendi On Saturday, July 30

Banyak sekali program atau software yang dapat digunakan untuk merubah ukuran gambar (image), dengan ukuran yang lebih kecil atau lebih besar. Perubahan (resize) menjadi ukuran yang lebih kecil biasanya tidak menemukan banyak masalah, lain halnya apabila sebuah gambar kecil dengan resolusi kecil di-scale atau di re-size menjadi ukuran yang lebih besar. Masalah yang timbul adalah menurunya kualitas seperti gambar tidak jelas (blur), pecah-pecah, dan sebagainya.

Berbeda dengan gambar vektor, pembesaran (re-size) tidak akan mendapatkan banyak masalah seperti gambar yang didesain menggunakan program Corel Draw (bukan import image), Autocad, dan lain-lain.

Bisakah sebuah gambar diperbesar tanpa mengurangi kualitas?
Pembesaran sebuah gambar, images, atau photo yang bukan merupakan vektor dengan ukuran dan resolusi kecil, pasti akan mengurangi kualitas gambar tersebut atau tidak sebagus aslinya (sebelum diperbesar). Ada beberapa cara untuk memperbesar image dengan mempertahankan kualitas aslinya, walaupun tidak bisa 100% karena makin besar skala pembesaran maka kualitas gambar pun akan semakin berkurang.
  1. Jika image tersebut masih dalam bentuk hard copy (belum berupa file), scan image tersebut dengan opsi resolusi dan dpi yang lebih besar, atau gunakan camera dengan resolusi tertinggi, kemudian buka gambar tersebut dan atur dengan Photoshop.
  2. Jika image tersebut sudah berupa file, maka kita bisa menggunakan beberapa program online atau software khusus untuk keperluan tersebut seperti STOIK Smart Resizer (http://www.stoik.com), http://reshade.com, SmillaElarger, http://enlarge.qarchive.org. Makin bagus kualitas software tersebut, makin bagus pula kualitas photo image yang diperbesar tetapi biasanya harganya cukup mahal bahkan di antara software tersebut ada yang mampu merecovery photo yang rusak, sobek, tergores, kena hujan, dan sebaginya.

{ 1 comments ... read them below or add one }